BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|ENHubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Berita Nasional

Amankan APBN 2027, Pemerintah Fokus Integrasi Data Pajak dan Inovasi Utang

Daffa Yasril Nurmansyah16 June 2026
Ukuran teks
0/0

Pemerintah akan memperluas basis pajak dan memperkuat pengawasan kepatuhan wajib pajak melalui pemanfaatan teknologi serta analisis big data dalam RAPBN 2027. Menteri Keuangan menyampaikan komitmen tersebut pada Selasa (09/06/2026) dalam Rapat Paripurna DPR RI yang membahas tanggapan pemerintah atas pandangan fraksi terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2027.

Pemerintah menilai optimalisasi penerimaan negara perlu dilakukan melalui sistem perpajakan yang semakin adaptif terhadap perubahan struktur ekonomi. Oleh karena itu, perluasan basis pajak akan diiringi dengan penguatan pengawasan kepatuhan wajib pajak berbasis teknologi informasi dan analisis data yang lebih terintegrasi sehingga proses pengawasan dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan tepat sasaran.

Selain di sisi penerimaan, pemerintah juga menaruh perhatian pada pengelolaan pembiayaan negara. Berbagai skenario pembiayaan tengah disiapkan untuk menjaga keberlanjutan fiskal sekaligus memastikan kebutuhan pembiayaan defisit terpenuhi secara optimal.

Pemerintah menegaskan bahwa pembiayaan defisit akan dikelola secara inovatif, pruden, dan berkelanjutan guna menjaga rasio defisit dan utang pada level yang aman. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga kredibilitas fiskal di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlanjut.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah akan memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk Special Mission Vehicles (SMV), Badan Layanan Umum (BLU), Danantara, serta Sovereign Wealth Fund, untuk memperluas sumber pembiayaan pembangunan sekaligus mendukung percepatan transformasi ekonomi nasional. Pemerintah berharap sinergi pendanaan lintas lembaga tersebut dapat memperkuat fiscal buffer negara, sehingga ruang fiskal menjadi lebih resilien dalam menghadapi berbagai risiko ekonomi pada masa depan.

TopikBerita Pajakapbnkebijakan_pajak
Penulis
Daffa Yasril Nurmansyah
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Lakukan Penertiban Terhadap 61 Tunggakan Reklame11 September 2026
  • Uji Pasal Kompetensi Kuasa Pajak, MK Minta Pemohon Perjelas Objek Keberatan11 September 2026
  • Izin Praktik Keluar, Konsultan Pajak Punya Waktu 30 Hari untuk Daftar Asosiasi10 September 2026
  • Panduan Registrasi Wajib Pajak GloBe Melalui Coretax DJP10 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org