BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|ENHubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Tax Learning

Bagaimana Menghitung PPh 21 bagi Pegawai yang Pindah Cabang?

Dewa Suartama08 March 2021
Ukuran teks
0/0
pph 21 pindah cabangestableman / Pixabay

Salah satu strategi perluasan usaha bagi perusahaan adalah membuka cabang di berbagai tempat. Tak jarang dalam pembentukan suatu cabang, karyawan yang ada di kantor pusat maupun cabang lainnya diperbantukan atau dipindahkan ke cabang baru suatu perusahaan. Kondisi tersebut ternyata juga berdampak pada penghitungan PPh Pasal 21 bagi karyawan yang pindah dari kantor pusat ke cabang, maupun cabang ke cabang lainnya.

Pada saat pegawai dipindahtugaskan, pegawai yang bersangkutan tidak berhenti bekerja dari perusahaan tempat dia bekerja. Pegawai yang bersangkutan masih tetap bekerja pada perusahaan yang sama dan hanya berubah lokasinya saja. Dengan demikian dalam penghitungan PPh Pasal 21 tetap menggunakan dasar penghitungan selama setahun.

Contoh Penghitungan PPh Pasal 21 bagi Pegawai yang Pindah Cabang

Yoga Mahendra yang berstatus belum menikah merupakan pegawai pada PT Wana Giri yang terletak di Denpasar. Sejak 1 Juni 2022, Yoga dipindahtugaskan ke kantor cabang di Bogor. Mulai 1 Oktober 2022, Yoga kemudian dipindahkan ke cabang Malang. Gaji Yoga Mahendra adalah sebesar Rp5.000.000. Ia juga membayar iuran pensiun sebesar Rp100.000 per bulan. Selama bekerja di PT Wana Giri, ia hanya menerima penghasilan berupa gaji.

Berikut merupakan penghitungan PPh Pasal 21 di Kantor Pusat Denpasar. Sebagai catatan, setiap bulan penghasilan Yoga telah dipotong PPh Pasal 21 sebesar Rp7.500

Berikut merupakan penghitungan yang dilakukan untuk penghasilan yang diterima di cabang Bogor.

Penghitungan dilakukan dengan menggabungkan penghasilan neto yang diperoleh di kantor Denpasar kemudian disetahunkan. Penghitungan di atas juga berlaku untuk penghitungan di cabang selanjutnya.

Topikpph-21pph-21-pegawai-tetap
Penulis
Dewa Suartama
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Lakukan Penertiban Terhadap 61 Tunggakan Reklame11 September 2026
  • Uji Pasal Kompetensi Kuasa Pajak, MK Minta Pemohon Perjelas Objek Keberatan11 September 2026
  • Izin Praktik Keluar, Konsultan Pajak Punya Waktu 30 Hari untuk Daftar Asosiasi10 September 2026
  • Panduan Registrasi Wajib Pajak GloBe Melalui Coretax DJP10 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org