BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|ENHubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Berita Nasional

Bea Cukai Catatkan Penurunan Penerimaan 14 Persen di Awal Tahun

Medina Kyara Putrifidi24 February 2026
Ukuran teks
0/0

Sumber: kemenkeu.go.id

Dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026, pemerintah memaparkan realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga akhir periode Januari 2026 yaitu sebesar Rp22,6 triliun. Jumlah tersebut menunjukkan adanya kontraksi sebesar 14% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025. Jika merujuk pada target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN) tahun 2026 yaitu sebesar Rp366 triliun, capaian ini setara dengan 6,7% dari target APBN.

Sektor cukai sebagai kontributor terbesar, berhasil mengumpulkan penerimaan Rp17,5 triliun atau sekitar 7,2% dari target APBN tahun 2026. Meskipun demikian, angka ini menunjukkan penurunan sebesar 12,4% year-on-year (YoY). Pemerintah mengungkapkan, hal ini disebabkan oleh penurunan produksi rokok pada akhir tahun 2025 sehingga berdampak langsung pada volume pemesanan pita cukai di bulan-bulan awal tahun 2026. Selain itu, penurunan produksi rokok juga menekan pertumbuhan penerimaan cukai secara keseluruhan.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa jika dibandingkan dengan volume produksi akhir tahun 2025, produksi rokok pada Januari 2026 sudah membaik. "Namun, pada Januari 2026 mengalami kenaikan timbang 2025 karena perusahaan melakukan optimalisasi dalam pembelian pita cukai," ungkapnya Senin (23/2/2026).

Tidak hanya cukai, bea keluar juga mencatatkan penurunan dengan realisasi sebesar Rp1,4 triliun. Komponen ini mengalami kontraksi yang sangat dalam hingga 41,6% dibandingkan realisasi pada bulan Januari tahun sebelumnya. Faktor utama pemicu tren negatif ini adalah penurunan harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global, yang mengurangi nilai ekspor dasar pengenaan bea keluar bagi produk unggulan perkebunan Indonesia tersebut

Penerimaan bea masuk terealisasi sebesar Rp3,7 triliun atau setara dengan 7,4% dari target APBN tahun 2026. Jika dibandingkan dengan penerimaan cukai dan bea keluar pada periode Januari, bea masuk mengalami penuruan paling tipis yaitu sebesar 4,4% dan relatif stabil. Beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya adalah restitusi, meningkatnya proporsi impor barang dengan tarif Most Favoured Nation (MFN) 0% dan utilisasi Free Trade Agreement (FTA).

Dari sisi pengawasan, kepabeanan dan cukai menunjukkan kinerja signifikan dengan adanya pelonjakan terhadap penindakan rokok ilegal sebesar 53,8% dengan total 1.243 kali penindakan. Dari penindakan, pemerintah berhasil melakukan pengamanan untuk 249 juta batang rokok.

Topikbea_cukaipenerimaan_bea_cukai
Penulis
Medina Kyara Putrifidi
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Lakukan Penertiban Terhadap 61 Tunggakan Reklame11 September 2026
  • Uji Pasal Kompetensi Kuasa Pajak, MK Minta Pemohon Perjelas Objek Keberatan11 September 2026
  • Izin Praktik Keluar, Konsultan Pajak Punya Waktu 30 Hari untuk Daftar Asosiasi10 September 2026
  • Panduan Registrasi Wajib Pajak GloBe Melalui Coretax DJP10 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org