BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|ENHubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Berita Nasional

Belanja Negara Tumbuh 34,4 Persen hingga Mei 2026, Kemenkeu: Strategi Percepat Dampak Ekonomi

Daffa Yasril Nurmansyah08 June 2026
Ukuran teks
0/0

Foto: Youtube Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja negara sepanjang Januari-Mei 2026 mencapai Rp1.365,4 triliun. Realisasi belanja tersebut tumbuh 34,4% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa pertumbuhan realisasi belanja didorong untuk mempercepat penyerapan anggaran secara lebih merata sepanjang tahun serta memberikan dampak optimal terhadap perekonomian dan dunia usaha.
"Belanja negara tetap tumbuh sebesar 34,4%. Artinya, ini sesuai dengan target pemerintah untuk mempercepat dan mengoptimalkan belanja negara. Kami ingin penyerapan anggaran belanja negara terjadi merata sepanjang tahun, tidak hanya di triwulan keempat saja," jelas Purbaya.
Secara rinci, realisasi belanja negara sebagaimana dimaksud terdiri atas Transfer ke Daerah (TKD), yakni sebesar Rp306,1 triliun dan belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.059,3 triliun. Menurut Purbaya, belanja pemerintah pusat menunjukkan kualitas yang semakin produktif yang tercermin dari pertumbuhan pada dua komponen utamanya, yakni belanja kementerian/lembaga (K/L) dan belanja non-K/L.
Hingga Mei 2026, realisasi belanja K/L mencapai Rp517,7 triliun atau tumbuh 58,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Capaian tersebut setara dengan 34,3% dari pagu APBN 2026 sebesar Rp1.510,5 triliun. Kemenkeu menjelaskan pertumbuhan belanja K/L didorong oleh pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah, antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran bantuan sosial, dan pembayaran tunjangan hari raya (THR).
Sementara itu, realisasi belanja non-K/L tercatat sebesar Rp541,6 triliun atau meningkat 47% secara tahunan. Nilai tersebut setara dengan 33% dari pagu APBN 2026 sebesar Rp1.639,2 triliun. Kemenkeu menjelaskan bahwa peningkatan belanja non-K/L dipengaruhi oleh pembayaran manfaat pensiun serta penyaluran subsidi dan kompensasi energi.
Menutup pernyataannya, Purbaya menegaskan bahwa belanja negara tidak hanya sekadar tumbuh secara nominal, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih besar. "Percepatan belanja merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan belanja negara dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dunia usaha, sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih kuat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Purbaya.

TopikPajakBerita Pajakapbnapbn_kita
Penulis
Daffa Yasril Nurmansyah
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Lakukan Penertiban Terhadap 61 Tunggakan Reklame11 September 2026
  • Uji Pasal Kompetensi Kuasa Pajak, MK Minta Pemohon Perjelas Objek Keberatan11 September 2026
  • Izin Praktik Keluar, Konsultan Pajak Punya Waktu 30 Hari untuk Daftar Asosiasi10 September 2026
  • Panduan Registrasi Wajib Pajak GloBe Melalui Coretax DJP10 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org