

“The Essence of Tax Specialist Profession”
Pada saat penulis ditanya oleh salah seorang adik kelas mengenai hal utama yang perlu dimiliki oleh seorang Tax Specialist untuk dapat bertahan dan berhasil, maka ada satu hal utama yang selanjutnya kami diskusikan secara panjang lebar yaitu “How to Manage Stakeholders Expectations”, atau bagaimana caranya kita dapat mengelola berbagai kepentingan dan harapan dari para pemangku kepentingan.
Tentunya akan kerap terjadi benturan diantara para pemangku kepentingan pada saat kepentingan tersebut bersinggungan satu sama lain. Hal ini dapat terjadi karena secara alamiah, para pemangku kepentingan tersebut akan berpegang pada beberapa prinsip ekonomi yang berlaku umum sebagai berikut:
dan mungkin pada beberapa hal lain yang pada intinya adalah untuk memenuhi tujuan para pemangku kepentingan, baik berupa keuntungan, target penerimaan, perluasan pangsa pasar, pengendalian/kekuasaan, pengaruh, dll yang pada akhirnya diharapkan akan dapat meng-optimalisasi hasil-hasil keuangan. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah hal itu dapat dilaksanakan sepenuhnya pada setiap proses pengambilan keputusan keuangan yang melibatkan para pemangku kepentingan dengan berbagai latar belakang yang berbeda-beda?
Seorang Tax Specialist yang baik harus senantiasa berpegang pada perencanaan strategis (strategic planning) yang telah ditetapkan oleh para pemilik atau dewan pengarah organisasi dan selanjutnya untuk dapat memahami tujuan-tujuan keuangan yang telah ditetapkan sebagai pegangan dalam menciptakan dan menerapkan strategi yang dijalankannya pada tingkat operasional sehari-hari.
Namun demikian, seiring dengan perkembangan perekonomian saat ini, baik global, regional, nasional (dimana salah satunya adalah otonomi daerah) yang semakin kompleks, berpegangan pada prinsip-prinsip ekonomi konvensional diatas saja tidak cukup bagi seorang Tax Specialist untuk dapat survive dan berhasil.
Kita sadari bahwa fakta yang ada adalah setiap organisasi:
sendiri-sendiri yang tentunya akan senantiasi bersinggungan dengan kepentingan organisasi lainnya. Hal inilah yang menjadi awal dari tantangan dan kesempatan yang dihadapi oleh seorang Tax Specialist untuk dapat memahami, menganalisa, menghitung, menyimpulkan dan mengambil keputusan yang bijaksana dengan sebaik-baiknya.
Keputusan yang terbaik adalah keputusan yang akan membuat semua pihak yang terlibat merasa dimenangkan. Artinya, tujuan-tujuan yang telah ditetapkan oleh para pihak dapat tercapai atau bahkan melebihi dari yang semula telah ditetapkan oleh para pemilik maupun pengarah organisasi. Namun, yang menjadi masalah adalah terbatasnya kemampuan para pihak untuk mengetahui dengan pasti ekspektasi dari para pihak lainnya pada saat proses negosiasi, transaksi maupun eksekusi dilaksanakan. Lebih penting lagi adalah tidak siap menghadapi apa yang dapat terjadi dikemudian hari atas obyek-obyek yang dipermasalahkan. Pada kenyataannya, kita tidak dapat setiap saat bisa membuat keputusan yang menyenangkan semua pihak, karena akan ada pihak yang merasa dirugikan pada saat pengambilan keputusan dilakukan.
Pertanyaan yang selanjutnya diajukan kepada penulis adalah siapa yang sebenarnya dimenangkan dalam setiap proses negosiasi, transaksi maupun pada saat eksekusi dilaksanakan???
WAKTU !!!. Proses negosiasi, transaksi, maupun eksekusi akan senantiasa dimenangkan oleh para pakar ekonomi, militer, pemimpin partai politik, pekerja profesional, pengusaha, dll., serta para Tax Specialist yang mempunyai kemampuan untuk menganalisa dan menetapkan beberapa skenario yang dapat terjadi dalam kurun “waktu” yang panjang.
Secara sederhana kita dapat mengacu pada beberapa kejadian dimasa lalu, seperti:
Tentunya akan mudah bagi kita untuk membahas hal-hal yang telah terjadi di masa lalu seperti contoh diatas dan berandai-andai mengenai apa yang dapat kita lakukan seandainya kita dapat mengetahui hal tersebut sebelum terjadi.
Namun jika kita mencoba untuk melihat kemasa depan, maka tentunya akan sangat sulit menyatukan pendapat mengenai apa yang akan terjadi berikutnya lima (5) sampai sepuluh (10) tahun kedepan dalam suatu forum yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dengan berbagai kepentingan yang berbeda.
Kita menyadari bahwa kemampuan memprediksi masa depan bukan milik setiap orang. Jika kita berusaha untuk menganalisa apa yang akan terjadi di masa depan maka kita dapat saja melakukannya bersama para ahli dengan berbagai latar belakang disiplin ilmu yang berbeda-beda dan hal ini bukanlah proses yang sederhana. Namun demikian, para pemangku kepentingan akan memiliki perhitungannya sendiri-sendiri. Setiap keputusan yang diambil akan memiliki resiko, dimana setiap peramalan dilakukan berdasarkan asumsi-asumsi, setiap keputusan akan berakibat pada munculnya biaya, dan akan ada pihak yang merasa dirugikan dalam jangka panjang dengan terjadinya penyimpangan dari asumsi-asumsi awal, hilangnya kemampuan pengendalian, tekanan politik, bencana alam dan berbagai hal lain yang dapat terjadi dalam jangka waktu tertentu.
Untuk itu pada dasarnya para pihak dapat merancang tiga (3) options, yaitu Worst Scenario, Minimum Expectations dan Maximum Expectations dalam menentukan peringkat hasil-hasil yang akan dicapai. Opsi-opsi ini diharapkan akan membuat ekspektasi dari para pihak akan lebih realistis.
Setelah memahami prinsip-prinsip dari opsi diatas, dalam mengelola ekspektasi dari berbagai pemangku kepentingan, maka seorang Tax Specialist hendaknya senantiasa membuat berbagai output skenario sebagai berikut:
dari setiap keputusan dan proposal strategis yang diajukannya untuk memecahkan suatu masalah maupun menjawab suatu pertanyaan.
Berbagai tingkatan ekspektasi ini harus terlebih dahulu disampaikan kepada pemilik maupun pengarah organisasi agar mereka dapat memahami berbagai output yang timbul sebagai reaksi dari berbagai kepentingan pemangku kepentingan.
Untuk melatih kemampuan mengelola ekspektasi para pemangku kepentingan, maka seorang Tax Specialist dapat mulai menganalisa current issues yang saat ini sedang terjadi di sekitar kita. Contohnya:
dan banyak hal lainnya yang bisa menjadi obyek “pelatihan” sebelum menghadapi hal yang sesungguhnya. Sekali lagi, output yang paling optimal tentunya akan didapat oleh pihak yang memiliki kemampuan analisa, dan berfikir secara sistematis dalam rentang waktu yang panjang. Kemampuan multi disiplin, pengalaman dan penelitian yang mendalam akan dapat menjadikan kita bisa membuat peramalan lebih akurat yang paling mendekati kenyataan di masa yang akan datang.
Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami