BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|ENHubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Berita Nasional

OECD: Tax Ratio Indonesia Masih di Bawah Rata-Rata Asia Pasifik

Medina Kyara Putrifidi06 July 2026
Ukuran teks
0/0

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) baru saja merilis laporan terbaru mengenai kinerja penerimaan pajak Indonesia. Dalam laporan "Revenue Statistics in Asia and the Pacific 2026: Indonesia", pada tahun 2024 tax ratio terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tercatat berada di angka 11,8%. Angka ini menunjukkan adanya penurunan sebesar 0,2 poin persentase jika dibandingkan dengan capaian pada tahun 2023 yang berada di level 12,0%.

Kinerja penerimaan pajak Indonesia saat ini masih tertinggal cukup jauh jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Pasifik. Laporan OECD mencatat bahwa rata-rata tax ratio di kawasan Asia Pasifik mencapai 19,7%, yang berarti posisi Indonesia tertinggal sejauh 7,9 poin persentase. Ketimpangan ini akan semakin terlihat apabila disandingkan dengan rata-rata negara maju anggota OECD yang rasio pajaknya menyentuh angka 34,1%.

Bila dilihat dalam rentang waktu yang lebih panjang, tax ratio Indonesia cenderung berfluktuasi namun menunjukkan sedikit tren penurunan. Sejak tahun 2007 hingga 2024, tax ratio tercatat turun secara akumulatif sebesar 0,4 poin persentase dari yang awalnya 12,2%. Sepanjang periode tersebut, capaian tertinggi Indonesia adalah pada tahun 2008 dengan rasio sebesar 13,0%, sementara titik terendahnya terjadi pada masa pandemi di tahun 2020 dengan angka 10,1%.

Meskipun secara persentase terhadap PDB mengalami penurunan, total nominal penerimaan pajak yang berhasil dikumpulkan oleh negara justru mengalami peningkatan. Data menunjukkan bahwa total penerimaan pajak naik dari Rp2.517,06 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp2.620,66 triliun pada tahun 2024. Penurunan rasio secara agregat ini utamanya disebabkan oleh menurunnya sumbangan dari sektor pajak atas penghasilan, laba, dan keuntungan modal, yang kontribusinya terhadap PDB turun dari 5,08% menjadi 4,80%.

Jika ditinjau dari tax buoyancy, yakni indikator yang mengukur seberapa responsif penerimaan pajak suatu negara terhadap pertumbuhan ekonomi, fenomena meningkatnya penerimaan pajak di tengah penurunan tax ratio ini membuktikan bahwa angka tax buoyancy Indonesia berada di bawah 1. Hal tersebut berarti pertumbuhan perekonomian atau PDB Indonesia membesar jauh lebih cepat daripada kemampuan pemerintah dalam memungut pajak dari pertumbuhan tersebut.

TopikBerita Pajakoecdtax_ratio
Penulis
Medina Kyara Putrifidi
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Lakukan Penertiban Terhadap 61 Tunggakan Reklame11 September 2026
  • Uji Pasal Kompetensi Kuasa Pajak, MK Minta Pemohon Perjelas Objek Keberatan11 September 2026
  • Izin Praktik Keluar, Konsultan Pajak Punya Waktu 30 Hari untuk Daftar Asosiasi10 September 2026
  • Panduan Registrasi Wajib Pajak GloBe Melalui Coretax DJP10 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org