BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|ENHubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Berita Nasional

Pemerintah Evaluasi Bea Cukai dan Siapkan Pemanfaatan AI Usai Dugaan Under-Invoicing Sawit

Medina Kyara Putrifidi26 May 2026
Ukuran teks
0/0

Pemerintah tengah menyoroti dugaan praktik under-invoicing ekspor yang terindikasi melibatkan sejumlah perusahaan sawit di Indonesia. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa indikasi manipulasi harga ini bermula dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan acak terhadap data pengapalan, perusahaan-perusahaan tersebut diduga mengekspor komoditas ke Amerika Serikat dengan menggunakan jalur pedagang perantara di Singapura. Purbaya menyebutkan bahwa perusahaan perantara di Singapura itu disinyalir merupakan entitas afiliasi milik pelaku usaha yang sama. "Harga ke Singapura, setengah dari harga dari Singapura ke Amerika," ungkapnya, Jumat (22/5/2026).

Purbaya menambahkan, selain pelaporan harga yang lebih rendah, pemerintah juga menduga adanya manipulasi volume barang. Dugaan praktik under-invoicing ini berpotensi merugikan penerimaan negara dari sisi pajak ekspor maupun pajak penghasilan hingga separuh dari nilai riil transaksi. Praktik tersebut juga dinilai mengakibatkan aliran devisa hasil ekspor tidak masuk secara optimal ke dalam negeri.

Merespons temuan ini, pemerintah mengevaluasi sistem pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang saat ini dinilai masih rentan mengalami kebocoran. Hal tersebut menjadi dasar bagi Presiden Prabowo untuk meminta DJBC segera berbenah, sebagaimana disampaikan dalam pidato di Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Sebagai langkah perbaikan struktural, pemerintah membentuk badan khusus ekspor komoditas bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Ke depan, kegiatan ekspor sumber daya alam strategis direncanakan untuk melewati satu pintu melalui DSI guna menjaga transparansi dan standarisasi harga.

Dari sisi pengawasan kepabeanan, Kementerian Keuangan menugaskan Lembaga National Single Window (LNSW) untuk bertransformasi menjadi pusat intelijen berbasis teknologi informasi. Purbaya menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus yang beroperasi di bawah LNSW dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Sistem AI tersebut akan difungsikan untuk melacak pergerakan kapal secara real-time dari pelabuhan hingga titik distribusi, membandingkan nilai transaksi eksportir dengan harga pasar internasional secara otomatis, serta menelusuri profil kepemilikan perusahaan guna mendeteksi afiliasi terselubung. Melalui integrasi data ini, pemerintah menargetkan potensi kebocoran penerimaan ekspor dapat dicegah lebih dini.

TopikBerita Pajak
Penulis
Medina Kyara Putrifidi
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Lakukan Penertiban Terhadap 61 Tunggakan Reklame11 September 2026
  • Uji Pasal Kompetensi Kuasa Pajak, MK Minta Pemohon Perjelas Objek Keberatan11 September 2026
  • Izin Praktik Keluar, Konsultan Pajak Punya Waktu 30 Hari untuk Daftar Asosiasi10 September 2026
  • Panduan Registrasi Wajib Pajak GloBe Melalui Coretax DJP10 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org