BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|ENHubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Berita Nasional

Pemerintah Perketat Ekspor SDA, Lembaga Pemeringkat Soroti Risiko Stabilitas Ekonomi

Daffa Yasril Nurmansyah28 May 2026
Ukuran teks
0/0

Rencana pemerintah Indonesia dalam memusatkan dan memperketat pengawasan ekspor komoditas strategis melalui Badan Usaha Milik Negara baru bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) tengah menjadi sorotan lembaga pemeringkat internasional, S&P Global Ratings dan Moody's Ratings.
Lembaga pemeringkat S&P Global Ratings memperingatkan bahwa langkah pemerintah memperketat pengendalian ekspor komoditas strategis berpotensi menekan penerimaan negara, memperburuk neraca pembayaran, serta meningkatkan risiko terhadap stabilitas ekonomi makro. Kebijakan tersebut dinilai dapat menghambat arus perdagangan sejumlah komoditas unggulan Indonesia di pasar global, khususnya batubara, crude palm oil (CPO), nikel, dan ferro alloy.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh lembaga pemeringkat Moody's Ratings. Moody’s menilai kebijakan sentralisasi ekspor berpotensi menjadi sentimen negatif bagi profil kredit perusahaan tambang karena dapat memunculkan tekanan terhadap dinamika pasar. Meski demikian, Moody’s juga menjelaskan bahwa kebijakan ini berpotensi memperkuat arus masuk devisa serta mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
Adapun kekhawatiran lembaga pemeringkat internasional tersebut muncul di tengah melemahnya harga komoditas global dan melambatnya permintaan dari Cina sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia. Di sisi lain, pemerintah tetap memandang pengetatan pengawasan ekspor sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perdagangan komoditas nasional.
Kebijakan sentralisasi ekspor didorong langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap ekspor sumber daya alam (SDA) guna memastikan nilai tambah komoditas dapat dinikmati di dalam negeri melalui program hilirisasi industri.
Prabowo menyebutkan bahwa sepanjang periode 1991 hingga 2024, Indonesia diperkirakan mengalami kerugian hingga 908 miliar dolar AS atau sekitar Rp15.400 triliun akibat berbagai praktik korporasi seperti under invoicing, under counting, hingga transfer pricing.
Berdasarkan hasil random sampling, pemerintah mengklaim terdapat selisih antara nilai komoditas yang dilaporkan dengan kondisi sebenarnya dalam sejumlah kasus dapat mencapai 50%. “900 miliar dolar kita hilang. Bayangkan kalau 900 miliar dolar kita nikmati, kita pakai, menjadi negara apa Indonesia ini,” terang Prabowo.
Melalui perubahan tata laksana ekspor sumber daya alam (SDA), pemerintah berharap dapat menutup celah manipulasi harga dan praktik pelaporan yang tidak sesuai, sekaligus meningkatkan transparansi perdagangan serta mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor sumber daya alam.

TopikPajakBerita Pajak
Penulis
Daffa Yasril Nurmansyah
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Lakukan Penertiban Terhadap 61 Tunggakan Reklame11 September 2026
  • Uji Pasal Kompetensi Kuasa Pajak, MK Minta Pemohon Perjelas Objek Keberatan11 September 2026
  • Izin Praktik Keluar, Konsultan Pajak Punya Waktu 30 Hari untuk Daftar Asosiasi10 September 2026
  • Panduan Registrasi Wajib Pajak GloBe Melalui Coretax DJP10 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org