BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|ENHubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Berita Nasional

Perkuat Penerimaan Negara, Prabowo Tunjuk Bimo Wijayanto Jadi Dirjen Pajak

Redaksi Ortax20 May 2025
Ukuran teks
0/0

Prabowo Subianto meminta Bimo Wijayanto untuk bergabung ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia disebut-sebut akan menduduki posisi strategis sebagai Direktur Jenderal Pajak (DJP).

Kabar ini dikonfirmasi setelah Bimo Wijayanto mengunjungi Istana Kepresidenan untuk bertemu langsung dengan Prabowo Subianto. “Saya diberikan mandat, nanti sesuai dengan arahan Menteri Keuangan akan bergabung dengan Kemenkeu,” ungkap Bimo (Selasa, 20/05/2025).

Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo, Bimo Wijayanto mengungkapkan bahwa ia mendapat instruksi untuk memperkuat pengamanan penerimaan negara. Bimo juga menyatakan komitmennya untuk mempercepat perbaikan sistem inti administrasi perpajakan guna meningkatkan kepastian layanan bagi wajib pajak.

“Beliau menegaskan komitmen untuk memperbaiki sistem perpajakan Indonesia. Supaya lebih akuntabel, lebih berintegritas, lebih independen, untuk mengamankan program-program nasional beliau, khususnya dari sisi penerimaan negara,” jelasnya.

Bimo Wijayanto, merupakan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan rekam jejak pendidikan yang mumpuni. Ia meraih gelar S-1 dari UGM, S-2 dari University of Queensland, Australia, dan gelar Ph.D. di bidang Ekonomi dari University of Canberra, Australia.

Sebelumnya, Bimo Wijayanto menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Tak hanya itu, Bimo tercatat pernah berkarier sebagai pegawai DJP Kemenkeu dari tahun 2003 hingga 2010. Jabatan terakhirnya di DJP adalah Kepala Seksi Dampak Makro Ekonomi pada Subdirektorat Potensi Kepatuhan dan Penerimaan DJP Kemenkeu.

Selain dirinya, Prabowo juga menunjuk Letjen Djaka Budi Utama untuk menduduki jabatan sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Penunjukan Bimo Wijayanto dan Letjen Djaka Budi Utama ini diharapkan dapat membawa semangat baru dalam mengamankan dan meningkatkan penerimaan negara, serta menciptakan reformasi yang signifikan di tubuh DJP dan DJBC.

TopikBerita Pajakkemenkeu
Penulis
Redaksi Ortax
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Lakukan Penertiban Terhadap 61 Tunggakan Reklame11 September 2026
  • Uji Pasal Kompetensi Kuasa Pajak, MK Minta Pemohon Perjelas Objek Keberatan11 September 2026
  • Izin Praktik Keluar, Konsultan Pajak Punya Waktu 30 Hari untuk Daftar Asosiasi10 September 2026
  • Panduan Registrasi Wajib Pajak GloBe Melalui Coretax DJP10 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org